Seketika itu si Ros langsung lari menjauh terkencing-kencing menertawakan tingkah saya berikut dengan mbk ugs.. Saya baru ngeh.. dan dengan santai tanpa beban, saya berkata “oh ga bisa ya…?” Saya baru menyadarai saya telah melakukan hal konyol… Sampai akhirnya saya pun ikut tertawa terpingkal-pingkal.. Telepon dengan Mbak lin masih tersambung ….saya menjawab ke Mbak Lin pun dengan kondisi tertawa ga jelas…. Mbk Lin pun bingung dengan ikut tersenyum bertanya-tanya… Saya masih terus tertawa terbahak-bahak, sampai menulis tulisan ini pun saya masih tersenyum geli… Nah begitulah salah satu kekonyolon yang saya buat ketika bekerja… Paling tidak ada jeda yang membuat saya fresh kembali dalam setiap kesibukan yang terjadi. Salam kangen untuk teman-teman Bavaria, 28 Sept 13
Saturday, September 28, 2013
Kekonyolan antara HP dengan TELEPON
Saturday, August 17, 2013
MACETNYA MUDIK YANG FANTASTIS
Mungkin perjalanan mudik saya bisa dibilang mencapai rekor karena memakan waktu 28 jam. Dengan jarak tempuh sekitar 600 km dari Jogjakarta menuju Jakarta. Perjalanan yang sangat menyita waktu ini terjadi pada saat arus balik. Jauh lebih lancar ketika perjalanan pulang ke rumah di Jogja. Saya sudah memperkirakan bahwa saya akan balik ke Jakarta pada saat puncaknya. Ketika orang-orang pulang pada saat yang sama pada akhir libur Lebaran. Namun saya tak merisaukan hal tersebut dan mencoba menghadapi dan menikmati.
Seninya orang mudik memang seperti itu, dihadapkan pada kemacetan dengan barang bawaan yang menggunung dan serbaneka lainnya. Lebaran kali ini saya mencoba mudik menggunakan mobil seperti tahun kemarin. Saya bergantian menyusuri jalur selatan jawa melewati kebumen-ciamis-tasik-bandung-Jakarta. Perjalanan dari Purworejo sudah merayap sampai kebumen. Kemacetan sepanjang daerah ini disebabkan oleh adanya traffic light dan jalan yang dilalui rel kereta. Kemacetan di Kebumen masih bisa ditolerir karena kendaraan masih bisa berjalan meskipun dengan kecepatan yang lambat karena harus mengantri.
Namun yang terjadi setelah solat subuh di perbatasan ciamis tasik kemacetan mulai terjadi kembali. Sampai pagi pergi dan siang mulai datang kami masih stag di wilayah tasik. Dengan kontur jalan yang berliku dan pemandangan yang cukup indah kami tersendat mengantri. Mobil berhenti kemudian maju 5 meter dan berhenti lagi, begitu seterusnya. Ada apakah gerangan ini, kemacetan seperti tak berujung. Hmm...kami pun kelaparan.. segala isi di mobil kami keluarkan demi mengganjal perut. Bensin pun sudah mulai tiris. Kami semua sudah kelelahan plus lapar. Menemukan sebuah rest area yang cukup representatif kami mampir skaligus solat dzuhur. Sayang restoran yang kami singgahi kehabisan stock makanan dan harus menunggu lama.
Tanpa berpikir lama kami memutuskan untuk kembali ke antrian mengikuti kemacetan lagi. Sebelumnya kami mengisi bahan bakar di rest area tadi. Kami terus menyusuri perbukitan dengan jalan yang sempit. Sampai pukul 2 siang akhirnya kami sampai di sebuah rest area. Perjalanan yang cukup melelahkan dari tasik menuju garut yang normalnya hanya sekitar 1 jam harus kami tempuh dalam waktu 7 jam.
Sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Perjalanan melalui jalur selatan memang lebih cepat dibanding dengan jalur utara. Namun jika kemacetan terjadi jalur selatan akan lebih sulit terurai dibanding jalur utara. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi geografis selatan yang berbukit-bukit dan lebar jalan yang sempit. Selain itu jalur selatan setelah memasuki tasik tidak banyak jalur alternatif yang bisa dilalui.
Nah bagaimana dengan perjalanan mudik anda? Sebagai sebuah pengalaman perjalanan mudik memang harus kita rencanakan dengan matang dan pandai-pandai memilih waktu.
Saturday, May 18, 2013
Pesan DESAINmu di sini
Monday, May 13, 2013
ngilusensi : SUNDAY MORNING
Minggu pagi biasanya sebuah tempat akan ramai dengan banyaknya orang berkumpul untuk senam, joging, bersepeda atau apa pun. Saat ini pun di beberapa tempat strategis diselenggarakan car free day. Moment inilah biasanya akan muncul banyak pedagang yang pada akhirnya jadi pasar dadakan. Kalau di sekitaran boulevard kampus saya dulu, moment minggu pagi ini disebut dengan "Sunday Morning". Nah sekarang tujuan utama ke Sunday morning bukanlah hanya sekedar untuk olah raga, tapi banyak hal bisa Anda lakukan, yang pasti jangan sampai menguras kocek Anda di pagi hari :D.
Saturday, April 27, 2013
Ketika MOBIL Anda Mati tiba-tiba
Dan kabar buruknya aki yang sesuai stok sedang tidak ada. pelayan memberikan saran untuk menggunakan aki lain dan mengakalinya. Tanpa pikir panjang kami mengambil alternatif itu karena mall juga sudah mau tutup. Kami naik kembali ke atas lagi menuju ke mobil dengan aki baru tapi masih harus diakalin. Hm.. kebelet lagi pengen buang air kecil, saya ke bawah lagi mencari toilet dan sekaligus mencari minum untuk kami bertiga dan pelayan toko yang membantu kami. Saya naik kembali ke atas dan pelayan masih mencoba mengakali aki mobil. Perut keroncongan dan sepertinya mobil masih lama, jam sudah menunjukkan pukul 9 malam lebih. Perut keroncongan lagi belum sempat terisi dan akhirnya saya harus ke bawah lagi menuju foodcourt. Bolak-balik ke atas ke bawah tak terhitung gara-gara aki mobil.. itung-itung olah raga malam di mall. Cape deh..... *ngelap keringat di dahi
Sampai di atas aki sudah mulai dipasang dan selesai. Saya membaca doa komat-kamit semoga berhasil. Dan akhirnya mobil menyala... huraiiiiiii... Akhirnya...rasanya berasa melayang dari atas gedung pencakar langit di malam hari dan diterpa angin yang menghalau semua aura negatif dalam tubuh. Halah..lebai...
Kami pulang dengan perasaan lega tak terkira. Hari ini kami dapat pengalaman yang berharga meski sedikit membuat panik. Terus terang saya masih awam soal teknis mobil, hanya bisa memakainya saja itu pun belum lama bisa. Akhirnya saya dibuat mengerti dengan melewati kejadian seperti ini. Permasalahan aki mati ini bisa terjadi karena konsleting atau ada satu bagisan yang belum dimatikan. Bisa jadi aki sudah lama.
Solusi lain jika kita tak bawa stok uang banyak adalah dengan mencari taksi dan meminta bantuannya untuk memancing aki mobil kita agar hidup kembali. Biasanya sopir taksi punya alat berupa penghubung yang bisa menghubungkan arus untuk memancing aki mobil agar bisa hidup. Istilah yang sering di sebut adalah "nge-jam". Cukup dengan uang seratus ribu sebagai upah sopir taksi dibandingkan jika anda harus membeli aki paling tidak akan keluar biaya di atas 500 ribu.
Nah begitulah cerita saya di hari minggu, cukup tegang tapi bernilai. Kalau tidak terjadi seperti ini mungkin saya juga akan tidak tahu. Untungnya lagi saya pas tidak jalan sendiri, masih bisa berbagi dan mencari solusi sehingga stress tidak menjadi beban sendiri. Ok selalu cek kendaraan pribadi anda agar nyaman dalam berkendara.



