Danau yang akan saya tuju adalah danau Kintamani yang terletak di kecamatan Kintamani kabupaten Bangli. Sebelum turun melewati jalanan yang curam ada tempat untuk mengamati pemandangan yang mengarah ke gunung Batur. Para pengunjung dapat menikmati pemandangan alam secara puas dengan landscape gunung Batur yang indah. Kondisi udara cukup dingin karena memang berada di dataran tinggi.
Melewati jalanan menuju danau lumayan tajam dan curam dengan jalan yang sempit, selain itu juga harus beradu dengan banyaknya truck yang melintas. Sebagian besar truck membawa pasir yang dihasilkan dari danau tersebut. Ada beberapa truck yang sengaja berhenti di tengah jalan dan ini cukup menghambat perjalanan. Sepanjang jalan kami di suguhi dengan pemandangan yang indah, semakin menurun dari kejauhan danau akan semakin terlihat. Perjalanan dari tempat parkir tidak memakan waktu lama, kurang lebih hanya lima menit saja.

Menu makan siang kali ini adalah olahan ikan segar hasil dari danau ini. Nikmat rasanya sambil tenggelam dalam perbincangan yang menelan waktu sampai akhirnya sore menjelang. Tempat ini cocok bagi Anda yang ingin mengambil foto, misalnya untuk foto pre wedding. Selain pemandangan alam yang disajikan dari wisata ini, Anda dapat mencoba ke desa Trunyan dengan menggunakan perahu selama kurang lebih 20 menit. Anda akan melihat pemandangan yang berbeda dari yang lain, yaitu banyaknya mayat yang hanya disandarkan di pohon-pohon menyan. Memang tradisi masyarakat di desa ini tidak ada prosesi penguburan mayat seperti dilakukan umat Hindu lain di Bali. Cukup hanya disemayamkan di bawah pohon menyan, dan pohon ini dapat menghilangkan aroma menyengat yang timbul dari mayat-mayat di sekitarnya. Jadi jangan lewatkan tempat ini jika Anda sedang berkunjung ke Bali.
No comments:
Post a Comment